You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wisatawan di Beberapa Pulau Permukiman Membludak
photo Suparni - Beritajakarta.id

Ribuan Wisatawan Padati Pulau Permukiman

Ribuan wisatawan padati Kepulauan Seribu untuk berlibur menikmati pergantian tahun dan cuti bersama kali ini. Bahkan di Pulau Untung Jawa sudah melebihi kapasitas.

Meningkat hingga overloud, terutama di pulau permukiman. Kalau tingkat hunian di pulau resort masih sekitar 90 persenan

"Meningkat hingga overloud, terutama di pulau permukiman. Kalau tingkat hunian di pulau resort masih sekitar 90 persenan," ujar  Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu usai melakukan monitoring wisata bersama kapolres Kepulauan Seribu di beberapa pulau permukiman dan pulau resort, Sabtu (31/12).

Menurutnya, pulau resort tetap akan dipadati pengunjung saat menjelang sore hari nanti, karena antrean di Dermaga Marina Ancol juga masih terjadi sejak siang tadi.

Kelurahan Diminta Gelar Perayaan Malam Tahun Baru

"Cuacanya kan bagus dari pagi tadi, mungkin sampai sore nanti terus akan berdatangan. Kita lihat saja kapal ojek dan regulernya pulang-pergi jemput penumpang," imbuhnya.

Sementara itu hasil monitoring ke Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Putri dan Pulau Sepa hingga siang tadi masih tersedia tempat.

Sementara Pulau Harapan mencapai empat ribu orang atau dua kali jumlah penduduk. Pulau Tidung mencapai 2.450 orang, Pulau Pramuka sekitar dua ribuan dan Pulau Untung Jawa mengalami overloud dibanding hari biasa.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati