You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Pasar Tradisional Kepulauan Seribu Dipusatkan di Pulau Karya
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pulau Karya Dipilih Jadi Lokasi Pembangunan Pasar Tradisional

Lokasi pembangunan pasar tradisional di Kepulauan Seribu telah diputuskan akan dibangun PD Pasar Jaya di Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang.

Lokasinya di dekat dermaga untuk memudahkan aktivitas bongkar muat

"Lokasinya di dekat dermaga untuk memudahkan aktivitas bongkar muat," kata Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, Jumat (6/1).

Budi menjelaskan, nantinya pasar tersebut dibangun dengan nuansa pulau dan mengusung konsep tradisional. Di mana tetap ada tawar menawar antara pembeli dengan pedagang.

PD Pasar Jaya Survei Lokasi Pasar di Kepulauan Seribu

"Yang penting ada pasar dulu agar masyarakat mudah mendapatkan bahan kebutuhan pokok," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PD Pasar Jaya, Adi Wijaya mengatakan, Pulau Karya sangat strategis dan cocok dibangun pasar. Mengingat, secara demografi letak pulau ini berada di tengah pulau permukiman bagian Utara Kepulauan Seribu.

"Nanti ada juga pusat jajanan. Sebab tak jauh dari sini juga merupakan pusat wisata Pulau Pramuka," katanya.

Pasar tradisional ini sendiri diperkirakan mulai dibangun pada pertengahan Januari dan ditargetkan sudah bisa beroperasi Maret 2017.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10653 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati