You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Minta Keringanan Harga Tiket KM Express Bahari
photo Suparni - Beritajakarta.id

Warga Minta Keringanan Harga Tiket KM Express Bahari 3B

Harga tiket Kapal Motor Express Bahari 3B yang baru diluncurkan pekan lalu, dinilai masih terlalu mahal oleh warga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan. 

Kami minta PT Pelni menyesuaikan tarif  dengan kondisi ekonomi warga,

Ketua Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu, Muammar Khadafi, meminta tarif kapal yang melayani rute Pelabuhan Sunda Kelapa - Pulau Tidung tersebut disesuaikan dengan kemampuan ekonomi warga. 

KM Express Bahari 3B Dioperasikan

Menurut dia,  jika dilihat dari kondisi kapal, kelayakan dan kecepatannya, harga tiket sebesar Rp 75.000 hingga Rp 125.000 yang dikenakan kepada wisatawan memang cukup wajar. Namun, untuk warga Kepulauan Seribu tarif tersebut masih terlalu mahal. 

Dia meminta, PT Pelni selaku operator memberi keringanan kepada warga dengan memberlakukan harga tiket khusus.  

"Kami minta PT Pelni menyesuaikan tarif  dengan kondisi ekonomi warga, atau bisa disiasati dengan keringanan harga khusus bagi warga Pulau Seribu," ucap Muammar, Senin (16/1).

Menanggapi permintaan warga, Marketing PT Pelni, Winda Roszety mengatakan, akan berkoordinasi dengan Kementrian Perhubungan RI, selaku pemilik kapal.

"Kami operator, dan akan kita koordinasikan lebih lanjut dengan pemilik kapal," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23028 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1830 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1173 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1104 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye900 personFakhrizal Fakhri