You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perubahan Desain Kepala MRT Tak Pengaruhi Target Operasional
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Perubahan Desain MRT Tak Pengaruhi Target Operasional

Rencana perubahan desain kepala kereta Mass Rapis Transit (MRT) yang diusulkan, dipastikan tidak mempengaruhi target operasional. Dalam waktu dekat, sejumlah perwakilan akan berangkat ke Jepang untuk membahas usulan perubahan ini.

Kalau ada yang kurang pas tentu bisa dibicarakan. Terpenting, target operasionalnya tidak mundur

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan, perubahan desain ini tidak akan mengganggu jadwal yang ada. Menurutnya, rolling stock MRT saat ini masih dalam tahap proses lelang.

"Kalau ada yang kurang pas tentu bisa dibicarakan. Terpenting, target operasionalnya tidak mundur," kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/1).

Desain Kepala Kereta MRT Diminta Diubah

Dijelaskan Sumarsono, ada tambahan biaya terkait perubahan desain ini. Namun, tambahan biaya tersebut akan diminimalisir sesuai hitungan teknis dan konsekuensi yang telah disepakati.

Menurut pria yang akrab disapa Soni ini, dirinya dan sejumlah pejabat terkait kurang puas dengan desain yang sudah dipaparkan pihak PT MRT Jakarta. Akhirnya, disepakati untuk mengajukan usulan perubahan desain.

"Lebih dari 90 persen yang hadir dalam forum sepakat agar dilakukan rancang ulang. Targetnya, kepala kereta MRT harus lebih aerodinamis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6148 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1273 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati