You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan Kawasan PKL di Jl Bendungan Walahar Capai 80 Persen
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pembangunan Loksem di Benhil Sudah 80 Persen

Pembangunan lokasi sementara (loksem) pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bendungan Walahar, Benhil, Jakarta Pusat sudah mencapai 80 persen.

Zona II dan III masih dalam tahap pembangunan. Ditargetkan selesai akhir bulan ini

Nantinya 65 pedagang binaan yang menempati loksem tersebut akan diatur dalam tiga zona.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, Irwandi mengatakan, zona I loksem ini sudah rampung dibangun sejak 7 Januari 2017 lalu dan mampu menampung 43 pedagang.

PKL di Jl Benhil akan Ditata

"Zona II dan III masih dalam tahap pembangunan. Ditargetkan selesai akhir bulan ini," katanya, Sabtu (21/1).

Ia menjelaskan, zona II dibangun dengan panjang sekitar 50 meter. Sementara zona III memiliki panjang 25 meter. Dua zona tersebut masing-masing dapat menampung 11 pedagang.

"Setelah selesai dibangun, baru kita masukan meja kursi, etalase dan gerobak," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KUKMP Jakarta Pusat, Bangun Richard mengungkapkan, loksem ini dibangun dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) pihak swasta senilai sekitar Rp 1 miliar.

"Tujuan kami membangun loksem  ini untuk membina pedagang dan memanjakan pengunjung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6337 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1996 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1828 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1587 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1313 personBudhi Firmansyah Surapati