You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Waspada Hujan di Sertai Kilat Angin Kencang Antara Siang dan Sore Hari
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Jabodetabek Diprediksi Hujan Mulai Siang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan mulai siang nanti.

Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi antara sore hingga malam hari

"Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi antara sore hingga malam hari," kata Hary Tirto Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Minggu (22/1).

Waspada Hujan Disertai Angin Kencang Terjadi Mulai Sore Hari

Sementara, pagi hari umumnya cerah berawan. Kemudian, siang dan sore hari potensi hujan ringan terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Malam hari, potensi Hujan ringan di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bogor.

"Dini hari potensi hujan ringan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Depok, Kepulauan Seribu, Tangerang dan Jakarta Barat," ujarnya.

Suhu udara di Jakarta mencapai 22 - 32 derajat celsius dengan kelembaban udara 60 - 95 persen. Sedangkan, kecepatan angin Barat Daya - Barat Laut 05 - 35 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12948 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1567 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1564 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1502 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati