You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pencatatan Aset Kepulauan Seribu Ditargetkan Rampung Dalam 100 Hari
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pencatatan Aset di Kepulauan Seribu Ditargetkan Tepat Waktu

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menyatakan, pencatatan aset di Kepulauan Seribu ditargetkan rampung dalam 100 hari kerja usai dibentuknya Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).

"Kalau sudah selesai satu kabupaten, selanjutnya dengan pola yang sama BPAD akan mencatat aset di daerah lainnya

"BPAD sudah berjanji aset mulai dari kelurahan, kecamatan, bupati serta dinas-dinas teknis dapat diselesaikan tepat waktu," kata Saefullah, Jumat (27/1).

Pemkot Jaktim Ambil Alih 86 Hektare Lahan Aset DKI

Saefullah mengakui selama ini pencatatan aset di Ibukota masih kurang baik. Sehingga, selalu mendapatkan opini yang kurang memuaskan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Pembentukan BPAD diharapkan berbanding lurus dengan perbaikan hasil penilaian dari BPK," ujarnya.

Saefullah berkeyakinan target tersebut bisa dicapai. Karena saat ini telah digunakan e-Aset untuk pencatatannnya. Ditargetkan, pada akhir 2017 mendatang seluruh pencatatan aset di DKI terselesaikan.

"Kalau sudah selesai satu kabupaten, selanjutnya dengan pola yang sama BPAD akan mencatat aset di daerah lainnya. Evaluasi akan tetap dilakukan agar pencatatan aset betul-betul akurat," tandasnya.

Sekadar diketahui, mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, terjadi penyesuaian Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemprov DKI. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah diganti menjadi dua SKPD yakni, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Badan Pengelola Aset Daerah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5848 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1607 personNurito