You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kepulauan Seribu Targetkan Penambahan Aset Hingga Rp 10 Triliun
photo Doc - Beritajakarta.id

Kepulauan Seribu Targetkan Penambahan Aset Hingga Rp 10 Triliun

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menargetkan peningkatan aset hingga Rp 10 triliun. Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI diminta segera mendata seluruh aset.

Target kita tahun ini bisa mencapai Rp 5-10 triliun kalau BPAD bisa menarik seluruh aset kita yang belum terdata

"Aset kita kalau ditotal hanya Rp 910 miliar. Target kita tahun ini bisa mencapai Rp 5-10 triliun kalau BPAD bisa menarik seluruh aset kita yang belum terdata," ujar Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, Sabtu (28/1).

Menurutnya, aset tersebut kini masih banyak yang belum terdata. Seperti pulau dan tanah yang masih sengketa, maupun dalam penguasaan masyarakat.

Pencatatan Aset di Kepulauan Seribu Ditargetkan Tepat Waktu

Sambil menunggu dikeluarkannya Surat Keterangan (SK) Gubernur untuk pemanfaatan lahan sengketa yang ada di wilayah DKI Jakarta hingga proses hukum inkrah, bisa dimanfaatkan untuk lokbin PKL atau dikerja samakan dengan swasta.

"Caranya adalah update data aset, catat dalam komputerisasi lalu tinggal diawasi pengamanan dan validasi. Sehingga siapapun bisa akses berapa sebenarnya aset Kepulauan Seribu, jadi memudahkan orang untuk investasi," tandasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mentargetkan aset di Kabupaten Kepulauan Seribu akan selesai di data selama 100 hari kerja setelah dibentuknya BPAD Kepulauan Seribu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati