You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Masa Tenang, Paslon Diminta Bersihkan Atribut
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Timses Paslon Gubernur Diminta Bersihkan Atribut Kampanye

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah meminta kepada masing-masing tim sukses (timses) pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk membersihkan atribut kampanye selama masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI pada 12 Februari 2017 mendatang.

Memasuki masa tenang, mari taati aturan dengan sebaik-baiknya. Tak usah kampanye lagi. Atribut harus dibersihkan

"Memasuki masa tenang, mari taati aturan dengan sebaik-baiknya. Tak usah kampanye lagi. Atribut harus dibersihkan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/2).

Ia juga menginstruksikan para wali kota agar memantau wilayahnya masing-masing. Jika ada atribut kampanye paslon yang masih juga terpasang, harus segera dicopot.

Ratusan Atribut Ormas di Kecamatan Senen Ditertibkan

"Kami minta dipimpin wali kota untuk melakukan pembersihan atribut kampanye, jika masih ada yang terpasang," ucapnya,

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, Mimah Susanti menjelaskan, penurunan atribut merupakan tugas dari para paslon. Sementara pihaknya hanya bertugas melakukan pengawasan di lapangan.

"Kalau tugas untuk pencabutan atribut ada di masing-masing pasangan calon. Kami harapkan mereka tertib aturan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1356 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1024 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1023 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye934 personAnita Karyati