You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
30 Finalis Abnon Jaktim Baksos di RPTRA Kebon Pala
photo Nurito - Beritajakarta.id

30 Finalis Abnon Jaktim Baksos di RPTRA Kebon Pala

Sebanyak 30 peserta calon abang none (Abnon) Jakarta Timur, melakukan bakti sosial di RPTRA Kebon Pala, Makasar, Rabu (5/4). Berbagai kegiatan hingga bermain dengan puluhan anak-anak PAUD dilakukan di RPTRA tersebut.

Kami menginisiasi program baksos untuk mewujudkan rasa kepedulian

Para finalis Abnon Jakarta Timur 2017 ini memberikan bantuan buku dan lemari buku. Selain itu mereka juga bermain bersama puluhan siswa PAUD Mawar Putih dan PAUD Kamboja. Mereka juga melatih menggambar dan mewarnai pada anak-anak PAUD.

Rafii Saputra (21), salah seorang peserta mengatakan, kegiatan bakti sosial dilakukan di RPTRA. Di tempat ini, bersama puluhan siswa PAUD,  mereka bermain, mendongeng, menari dan sebagainya.

Calon Abnon Kepulauan Seribu Unjuk Kebolehan di Balai Kota

"Kami menginisiasi program baksos untuk mewujudkan rasa kepedulian," kata Rafii.

Sementara, Kepala Seksi Atraksi dan Promosi Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur, Tri Vergunasih mengatakan, para finalis ini merupakan peserta abon yang lolos dalam babak penyisihan. Sejak 13 Maret hingga 22 April mendatang, mereka akan melakukan berbagai kegiatan karantina.

"Diharapkan dengan berbagai kegiatan ini mereka menjadi terbiasa bersosialisasi dan bermasyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10816 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1327 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1249 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1241 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye969 personBudhi Firmansyah Surapati