You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korban Kebakaran Klender Ditampung di Tenda Pengungsian
photo Nurito - Beritajakarta.id

136 Korban Kebakaran di Klender Masih Bertahan di Pengungsian

Sebanyak 136 jiwa korban kebakaran di Jalan Bulak Timur 1, RT 01/16 Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur masih berada di pengungsian. Kebutuhan makan dan mandi cuci kakus (MCK) telah disiapkan oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Sesuai prosedur tanggap darurat tenda pengungsian ini berdiri tiga hari ke depan

Camat Duren Sawit, Abu Bakar mengatakan, tempat pengungsian berada di Kantor Kelurahan Klender. Dari 200 jiwa yang rumahnya terbakar, hanya 136 jiwa yang terdata berada di pengungsian.

"Tidak seluruhnya ada di pengungsian. Mereka ada yang menumpang di rumah saudara ataupun tetangga," ujarnya, Jumat (5/5).

Pemkot Jaktim Galakkan Siskamling Cegah Tawuran Warga

Menurut Abu, seluruh kebutuhan telah disiapkan oleh Tagana Sudinsos Jakarta Timur. Bahkan, ada juga dari PMI Jakarta Timur yang membantu menyiapkan obat-obatan serta makanan.

"Sesuai prosedur tanggap darurat tenda pengungsian ini berdiri tiga hari ke depan. Namun jika masih diperlukan maka bisa diperpanjang lagi waktunya," tandasnya.

Kebakaran 50 kontrakan di lokasi tersebut terjadi pada Kamis (4/5) malam. Diduga korsleting listrik dari salah satu rumah warga menjadi penyebab kebakaran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1860 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye830 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye745 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye711 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye689 personFakhrizal Fakhri