You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korban Kebakaran Klender Dihibur Perpustakaan Keliling
photo Nurito - Beritajakarta.id

Perpustakaan Keliling Hibur Korban Kebakaran di Klender

Untuk menghilangkan trauma korban kebakaran di Klender, Sudin Perpustakaan dan Arsip Jakarta Timur menghadirkan mobil perpustakaan keliling ke lokasi pengungsian.

Kehadiran perpustakaan ini untuk mengalihkan perhatian dan menghilangkan trauma akibat musibah yang dialami

Kehadiran mobil yang membawa sekitar 500 eksemplar buku ini langsung diserbu korban kebakaran terutama anak-anak dan remaja.

Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip Jakarta Timur, Fadlan Zurhan mengatakan, penyediaan perpustakaan mobil keliling ini untuk menghibur warga. Terutama anak-anak yang trauma, sehingga perlu ada hiburan bagi mereka.

136 Korban Kebakaran di Klender Masih Bertahan di Pengungsian

"Kehadiran perpustakaan ini untuk mengalihkan perhatian dan menghilangkan trauma akibat musibah yang dialami. Diharapkan mereka jadi terhibur dan terobati," ujarnya, Jumat (5/5).

Dikatakan Fadlan, buku yang tersedia yakni buku cerita, buku pengetahuan umum, budidaya tanaman, ikan dan keterampilan. Selain itu juga ada buku tentang masakan, koran hingga majalah.

Andi (12), salah satu anak korban kebakaran mengaku sangat senang dengan adanya perpustakaan keliling di lokasi pengungsian.

"Iya senang, bisa hilangkan bosan di sini. Baca-baca aja buku cerita," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati