You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Parkir Gate RPTRA dan RTH Kalijodo Resmi Dioperasionalkan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Sistem Parkir Gate di RPTRA Kalijodo Resmi Dioperasionalkan

Setelah dilakukan uji coba, sistem parkir gate di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo resmi dioperasionalkan hari ini.

Kita ingin para pengunjung bisa menggunakan transportasi umum untuk menuju RPTRA

Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, bagi pengunjung RPTRA yang membawa kendaraan pribadi akan dikenakan tarif progresif. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas.

"Kita ingin para pengunjung bisa menggunakan transportasi umum untuk menuju RPTRA," ujar Sigit, usai meninjau dimulainya operasional sistem parkir gate di RPTRA Kalijodo, Senin (8/5).

Parkir Gate RTH Kalijodo Resmi Dioperasikan Pekan Depan

Ia menambahkan, mengingat Jl Kepanduan II merupakan jalan umum, maka bagi pengendara yang hanya sekadar melintas tidak akan dikenakan retribusi parkir.

Sementara, untuk kendaraan roda empat akan dikenakan tarif parkir Rp 4.000 tiap satu jam pertama dan ditambah Rp 2.000 pada jam berikutnya. Kemudian, untuk kendaraan roda dua sebesar Rp 2.000 untuk satu jam pertama dan penambahan per jam selanjutnya Rp 1.000.

"Lahan parkir di RPTRA Kalijodo bisa menampung 93 kendaraan roda empat dan 460 kendaraan roda dua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6855 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3307 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati