You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
panen caringin
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Sekda Panen Cabai Perdana di Ciangir

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, memimpin langsung panen cabai perdana di lahan milik Pemprov DKI di Ciangir, Tangerang, Banten.

Bagus, dilihat dari potensinya semua yang ditanam bisa panen

Dalam panen perdana hari ini, sebanyak 100 kilogram cabai berhasil dipanen.

Dikatakan Saefullah, budidaya cabai di Ciangir ini memiliki potensi besar. Diperkirakan, masih diperlukan waktu beberapa hari mendatang untuk memanen cabai di lahan seluas 1,5 hektare.

Tanaman Cabai di Ciangir Panen Perdana Bulan Depan

"Bagus, dilihat dari potensinya semua yang ditanam bisa panen. Hanya masalah ketersediaan air masih perlu diperbaiki," ujar Saefullah, Rabu (24/5).

Menurutnya, akses menuju lahan perkebunan cabai juga perlu pembenahan. Nantinya, akan dibahas dan dikaji kebutuhan yang diperlukan agar budidaya cabai berjalan optimal.

"Infrastrukturnya diperbaiki bertahap, akan ada pembahasan lebih lanjut soal itu," katanya.

Sementara itu, Kabid Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Diah Meidianti menuturkan, distribusi air ke lahan budidaya cabai masih minim karena hanya mengandalkan pompa air.

"Tanpa pompa, jarak dengan sumber air mencapai 300-400 meter. Ini membuat hasil panen belum terlalu optimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati