You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Timur Diminta Jaga Area KBT
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Sekda Minta Kawasan KBT Ditata

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur diminta untuk menata kawasan Kanal Banjir Timur (KBT). Mengingat, saat ini di sepanjang jalan inspeksi kawasan tersebut marak berdiri bangunan liar.

Ada juga orang yang buang tanah, sampah, bangun lapak-lapak

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, kondisi KBT di sekitar Harapan Indah kini mulai terlihat kumuh. Karena itu, Pemkot Jakarta Timur diminta segera bertindak tegas sebelum bangunan liar tersebut makin ramai.

"Di KBT itu sekarang terlihat kumuh. Ada juga orang yang buang tanah, sampah, bangun lapak-lapak," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/5).

Penataan KBT akan Dibahas di Kereta Wisata

Saefullah menginginkan lahan yang berada di bantaran KBT dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Misalnya untuk lahan pertanian yang bisa memanfaatkan jasa warga lokal.

"Saya minta wali kota instruksikan ke lurahnya untuk terus diawasi. Bisa saja dibuat untuk lahan pertanian, tanam padi atau cabai," pintanya.

Ia mengaku khawatir jika bangunan liar di KBT terus dibiarkan nantinya akan makin ramai dan sulit untuk ditertibkan.

"Jangan dibiarkan saja. Kalau dibiarkan akan susah lagi untuk tertibkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1125 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1029 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye867 personDessy Suciati
  4. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye808 personAnita Karyati
  5. Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

    access_time27-06-2026 remove_red_eye787 personFakhrizal Fakhri