You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RPTRA Masuk 15 Besar Inovasi Award di Guangzhou
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

RPTRA Masuk 15 Besar Inovasi Award di Guangzhou

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) masuk dalam 15 besar inovasi award di Guangzhou, Tiongkok. Program tersebut dipromosikan United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC).

Kami masukan RPTRA sebagai salah satu iniovasi dari Jakarta dan menjadi 15 terbaik dalam Inovasi Award di Guangzhou

Sekretaris Jendral UCLG ASPAC, Bernadia Irawati Tjandradewi mengatakan, pihaknya melihat pembangunan RPTRA di Ibukota cukup masif. Sehingga perlu dipromosikan ke kota-kota lainnya di dunia.

"Di DKI ini banyak inovasi. Kami masukan RPTRA sebagai salah satu iniovasi dari Jakarta dan menjadi 15 terbaik dalam Inovasi Award di Guangzhou," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/6).

RPTRA Multifungsi untuk Kegiatan Masyarakat

Bernadia menuturkan, RPTRA bisa masuk sebagai salah satu inovasi terbaik karena pembangunannya yang masif. Terbukti dalam waktu sekitar dua tahun, RPTRA sudah terbangun lebih di 150 lokasi.

"Ini semua tidak bisa terjadi jika tidak ada kerja sama yang bagus antar aparatur dan juga melibatkan masyarakat," ucapnya.

Ia menambahkan, selain RPTRA, pihaknya juga mempromosikan berbagai inovasi yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta, seperti proses penganggaran yang telah menggunakan sistem e-budgeting.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5903 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2386 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2124 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1719 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1647 personNurito