You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemkot Jaksel Miliki 24 Titik Pangan Murah
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

11 Titik Program Pangan Murah di Jaksel Segera Dilaksanakan

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan akan mengadakan program pangan murah untuk pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), PHL dan penghuni rusun di 11 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

Sudah dijalankan 13 titik, jadi sisanya 11 titik lagi ditargetkan akhir tahun selesai

Kepala Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, Eny Rosianingsih mengatakan, untuk tahun ini ada 24 titik pelaksanaan program tersebut.

"Sudah dijalankan 13 titik, jadi sisanya 11 titik lagi ditargetkan akhir tahun selesai," kata Eny, Jumat (09/06).

Sudin KPKP Jakpus Lakukan Pengawasan Pangan di Empat Pasar Tradisional

Eny mengungkapkan, produk yang dijual pada pangan murah itu meliputi makanan bergizi. Daging sapi misalnya, dia menyediakan dengan harga sekitar Rp 35 ribu per kilogram. Telur ayam dijual seharga Rp 12.500 per kilogram. Daging ayam Rp 8.000 per ekor, dan beras per lima kilogram dijual seharga Rp 30 ribu.

"Semua produk itu kualitasnya fresh dan bagus, jadi jangan khawatir. Kami tidak sembarangan memberi asupan gizi kepada masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11260 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1343 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1276 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye989 personBudhi Firmansyah Surapati