You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dishub Siapkan Lima Titik Kantong Parkir Saat Lebaran Betawi
photo Doc - Beritajakarta.id

5 Kantong Parkir Disiapkan untuk Pengunjung Lebaran Betawi

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan lima titik kantong parkir untuk menunjang gelaran Lebaran Betawi yang akan digelar di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ada lima lokasi kantong parkir yang kami siapkan untuk menampung tamu undangan acara Lebaran Betawi

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan ,kantong parkir yang disiapkan bisa menampung hingga 640 unit kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Lima Mobil Toilet Disiapkan Saat Lebaran Betawi

"Ada lima lokasi kantong parkir yang kami siapkan untuk menampung tamu undangan acara Lebaran Betawi," ujarnya, Kamis (20/7).

Sigit menyebutkan, kelima kantong parkir yang disiapkan masing-masing, parkir VIP yang berjarak 50 meter dari lokasi, Zona C berjarak 500 meter, Islamic berjarak 50 meter, lahan milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta berjarak 400 meter dan Albayyinah berjarak 1,5 kilometer.

"Selain kelima lokasi parkir itu, pihak kecamatan dan Satpol PP juga akan meminta pertokoan dan tanah warga di pinggir jalan agar dipinjam sementara buat parkir," tandasnya.

Sekadar diketahui, Lebaran Betawi akan digelar di kawasan PBB Setu Babakan selama tiga hari mulai 28 - 30 Juli 2017.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1175 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1151 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye918 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye839 personBudhi Firmansyah Surapati