You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anak-anak Rusun Senang Dibina Tim Pelatih Manchester City
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Anak-anak Rusun Senang Dibina Tim Pelatih Manchester City

Anak-anak penghuni rumah susun (rusun) di Jakarta merasa senang bisa mendapatkan pembinaan dari tim pelatih klub sepak bola kenamaan asal Inggris, Manchester City.

Wawasan dan teknik sepak bola jadi bertambah

Jamal, salah satu pemain terbaik pada sesi coaching clinic, mengaku senang karena sudah diikutsertakan dalam pelatihan ini.

"Wawasan dan teknik sepak bola jadi bertambah. Tadi dilatih fisik, dribbling dan passing," kata Jamal, usai mengikuti pelatihan di Lapangan Sepak Bola Pertamina Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7).

Manchester City Beri Pelatihan Anak-anak Rusun di Jakarta

Technical Director of Coaching, Manchester City Footbal Schools, Andy Smith mengatakan, kemampuan anak-anak rusun ini dinilai dari sesi latihan dan permainan yang diberikan.

"Kami sangat bangga berada di sini," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Agustino Darmawan mengungkapkan, sebanyak 96 anak yang ikut berlatih berasal dari tim yang masuk delapan besar kompetisi Jakarta Rusun Festival tahun lalu.

"Selain pelatihan ini, mereka juga berkesempatan menimba ilmu di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12146 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1364 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1342 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1304 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1009 personBudhi Firmansyah Surapati