You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PAM Jaya Akan Segera Mengoptimalkan SWRO Pulau Untung Jawa
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

SWRO di Pulau Untung Jawa Segera Dioptimalkan

Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya segera mengoptimalkan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, yang mengolah air laut menjadi air layak minum untuk warga.

Saat ini baru dioperasikan delapan jam satu hari menghasilkan 50 meter kubik

Direktur Utama PT PAM Jaya, Erlan Hidayat mengatakan, saat ini pengoperasian alat SWRO belum maksimal, karena PAM Jaya hanya memiliki kewenangan untuk mengelola. Karena kepemilikan belum diserahterimakan dan masih dimiliki Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

"Saat ini baru dioperasikan delapan jam satu hari menghasilkan 50 meter kubik. Karena takutnya, jika ada alat yang rusak, kami tidak bisa melakukan perbaikan," ujar Erlan, Minggu (13/8).

Pemkab akan Undang Operator SWRO Pulau Untung Jawa

Dikatakan Erlan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, jika ada alat yang rusak. Pihaknya juga akan melakukan penghitungan untuk mengetahui jika ada kerusakan biaya yang dikeluarkan.

"Satu bulan ke depan, kami harapkan bisa mengoperasikan mesin secara maksimal. Satu hari dalam 16 jam bisa menghasilkan  100 meter kubik per hari. Saya rasa itu cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih," katanya.

Ditambahkan Erlan, pengolahan air yang dihasilkan SWRO Pulau Untung Jawa sudah memenuhi standar TDS 325 dari nilai standar yang ditentukan sebesar 500.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati