You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Subekti : Penggabungan PAL-PAM Jaya Akan Perbaiki Water Cycle di DKI
photo Doc - Beritajakarta.id

Penggabungan PAL Jaya-PAM Jaya Bisa Perbaiki Water Cycle

Rencana penggabungan PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya dengan PD Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya dinilai akan memperbaiki water cycle management di Ibukota.

Saya menilai penggabungan ini akan sangat menguntungkan dan lebih memberikan kemudahan bagi masyarakat

Direktur Utama (Dirut) PD PAL Jaya, Subekti mengungkapkan, penggabungan ini memungkinkan adanya optimalisasi pengelolaan limbah domestik untuk memenuhui kebutuhan air bersih.

"Rencana penggabungan saat ini masih terus dimatangkan. Kita lakukan pengajuan kembali setelah ada revisi rancangan peraturan daerah (raperda) yang akan dibahas di DPRD," kata Subekti, Kamis (24/8).

PD PAL Jaya Terus Edukasi Pentingnya Sanitasi

Menurutnya, pentingnya water cycle management juga perlu terus disosialisasikan dan diedukasikan kepada masyarakat.

"Mereka harus memahami pentingnya menghemat penggunaan air serta upaya agar tidak mencemari badan air," terangnya.

Dijelaskannya, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Jakarta saat ini masih mengandalkan pasokan sumber air baku dari hulu. Padahal, di Jakarta ada 13 sungai yang mengalir di Ibukota.

"Bersama-sama nanti kita akan memaksimalkan air sungai di Jakarta agar memenuhi ambang baku mutu," ujarnya.

Subekti menambahkan, penggabungan PD PAL Jaya dan PAM Jaya akan memperluas jangkauan layanan pengolahan limbah maupun air bersih.

"Saya menilai penggabungan ini akan sangat menguntungkan dan lebih memberikan kemudahan bagi masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati