You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Beras Diminta Taati Aturan Soal HET
photo Doc - Beritajakarta.id

Pedagang Beras Diminta Taati Aturan Soal HET

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Frangky Mangatas Panjaitan meminta, pedagang di pasar tradisional yang dikelola PD Pasar Jaya ikut mematuhi aturan yang tertuang dalam Permendag Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras.

Intinya, kami Pemprov DKI harus mematuhi juga regulasi itu

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan fokus terlebih dahulu untuk mengawasi pelaksanaan aturan tersebut di pasar-pasar yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Pasar Jaya.

"Intinya, kami Pemprov DKI harus mematuhi juga regulasi itu. Kalau pasar-pasar lain yang tidak dikelola PD Pasar Jaya pengawasannya akan dilakukan tim dari pemerintah pusat," kata Frangky, Kamis (14/9).

Food Station Tjipinang Jaya Datangkan 2.000 Ton Beras dari Sidrap

Ia menambahkan, fluktuasi harga beras tidak sampai terjadi seperti harga cabai. Jadi, meski ada kenaikan namun memiliki kecenderungan tidak terlalu drastis.

"Penerapan HET ini saya perkirakan tidak akan sampai menimbulkan gejolak," tandasnya.

Untuk diketahui, sesuai Permendag Nomor 57 Tahun 2017, HET beras untuk kualitas medium di Jakarta ditetapkan Rp 9.450 per kilogram dan Rp 12.800 untuk jenis premium.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6151 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3793 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3026 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2955 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1562 personFolmer