You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Realisasi Penerimaan PBB P2
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Realisasi Penerimaan PBB P2 di Tambora Capai Rp 54,26 Miliar

Realisasi penerimaan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, hingga 14 September 2017, tercatat sudah mencapai Rp 54,26 miliar atau sekitar 96,74 persen dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp 56,03 miliar. 

Total tunggakan untuk ditagih saat ini mencapai Rp 3 miliar,

Kepala  Unit Pelayanan Pajak dan Retrebusi Daerah (UPPRD) Tambora, Ari Wirasti mengatakan, target penerimaan PBB P2 Tambora tahun 2017 naik sekitar Rp 2 miliar, jika dibandingkan penerimaan serupa tahun sebelumnya. 

Penerimaan Pajak Bumi Bangunan di Taman Sari Capai Rp 88,89 Miliar

"Total SIPPT PBB P2 di Kecamatan Tambora sebanyak 43.707 WP dan 75 persen di antaranya memiliki ketetapan nol rupiah karena nilai NJOP di bawah Rp 1 miliar," ujarnya, Jumat (15/9).

Ari mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini terus berupaya menggejot penerimaan PBB P2 dengan menggelar pelayanan persuasif dengan mendatangi wajib pajak potensial yang memiliki tunggakan. 

"Kami saat ini gencar menggelar pelayanan persuasif dengan langsung mendatangi Wajib Pajak (WP) potensial yang memiliki tunggakan PBB P2  beberapa tahun sebelumnya. Total tunggakan untuk ditagih saat ini mencapai Rp 3 miliar," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6863 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3344 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati