You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Dorong Pembangunan SWRO di Muara Angke Direalisasikan 2018
photo Doc - Beritajakarta.id

Dewan Dorong Pembangunan SWRO di Muara Angke Direalisasikan 2018

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) mengalokasikan anggaran pembangunan mesin pengolah air laut atau Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara pada 2018 mendatang.

Saya berharap anggarannya di 2018 sudah masuk

"Saya berharap anggarannya di 2018 sudah masuk," ujar Darrusalam, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (9/10).

Menurut Darrusalam, pembangunan SWRO di kawasan Pelabuhan Muara Angke dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air baku nelayan. Mengingat, air di kawasan tersebut selama ini dipasok dari daerah Tangerang dan dijual per tangki.

Pemprov DKI Bakal Perbaiki SWRO di Pulau Untung Jawa

"Bayangkan kalau kita beli tiap hari, berapa pengeluarannya? Pasti lebih tinggi ketimbang kita memiliki mesin pengolahan air sendiri (SWRO, red)," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni menjelaskan, sejak tahun lalu, pihaknya telah menganggarkan Rp 16 miliar untuk pembangunan SWRO di kawasan Pelabuhan Muara Angke, namun belum terealisasi.

"Oleh karena itu kami akan masukkan anggarannya di tahun depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29444 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2189 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye993 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri