You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Progres Road to WTP Berjalan Baik
photo Doc - Beritajakarta.id

Progres Road to WTP Berjalan Baik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus berupaya meraih opini Wajar Tanpa Pengeculaian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Berbagai pembenahan dan tindak lanjut atas temuan BPK melalui program Road to WTP, progresnya hingga saat ini berjalan baik.

Sudah sekitar 40 persen yang kita tindak lanjuti

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, adanya temuan-temuan dari BPK langsung ditindak lanjuti dan hingga saat ini sudah menujukkan perkembangan yang menggembirakan.

"Sudah sekitar 40 persen yang kita tindak lanjuti. Akan kita terus maksimalkan hingga beberapa bulan mendatang agar semuanya terselesaikan," kata Sandi, Rabu (29/11).

Pemprov DKI Bertekad Raih WTP

Dijelaskannya, ada beberapa hal yang menjadi fokus pencapaian WTP yakni, pencatatan fasos-fasum sebagai bentuk dari penyelesaian kewajiban dari pemegang SIPPT, penagihan piutang, dan pencatatan aset.

"Kita terapkan sistem yang semakin baik supaya percepatan inventarisasi aset menunjukan progres yang signifikan," katanya.

Ditambahkan Sandi, untuk meraih opini WTP perlu ada penyelesaian masalah dari hulunya atau perbaikan sistem, bukan sekadar di hilirnya. Sistem ini menjadi bagian penting yang akan terus dibenahi.

"Insya Allah, WTP ke depan dapat mejadi sebuah sistem," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye5386 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2453 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2244 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1989 personNurito
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1072 personAnita Karyati