You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemprov DKI Ajak IK Minang Berkerjasama Ciptakan Lapangan Kerja
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Ajak Ikatan Keluarga Minang Kerjasama Ciptakan Lapangan Kerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak Ikatan Keluarga (IK) Minang di Ibukota untuk bekerjasama dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Mudah-mudah melalui kemitraan ini 200 ribu lapangan kerja baru dapat terwujud

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, sinergi ini dapat dilakukan melalui program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE).

Sandi Resmikan OK OCE Smart di Lokbin Kota Intan

"Mudah-mudah melalui kemitraan ini 200 ribu lapangan kerja baru dapat terwujud dalam lima tahun mendatang. Selamat kepada pengurus baru yang dilantik," kata Sandi, saat menghadiri pelantikan pengurus DPW IK Minang DKI Jakarta periode 2017-2022 di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Rawamangun, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Sabtu (6/1).

Sementara, Ketua DPW IK Minang DKI Jakarta, Irwandi mengatakan, dirinya ingin IK Minang di Jakarta juga bisa bersinergi dengan pedagang kecil mandiri (PKM) sekaligus membantu terciptanya lapangan kerja baru.

"Kami ingin PKM bisa tertib dan sejahtera. Melalui IK Minang ini kita juga akan melakukan sosialisasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2027 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1063 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye894 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye812 personAldi Geri Lumban Tobing