You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tagih Fasos Fasum, Pemprov DKI Rubah Perjanjian dengan Pengembang
photo Andry - Beritajakarta.id

Saefullah: Pengembang Jangan Cuma Janji-janji

Untuk mengagih kewajiban pengembang yang belum memenuhi fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), Pemprov DKI menandatangani Perjanjian Pemenuhan Kewajiban (PPK) dengan pemegang Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT).

Ini merupakan bentuk kewajiban. Karena kebanyakan yang lalu, begitu SIPPT-nya ada, izin IMB sudah kita berikan, tetapi kewajibannya tak kunjung datang

Penandatanganan dilakukan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah di Balaikota disaksikan notaris dari empat perusahaan swasta pemegang SIPPT.

"Ini merupakan bentuk kewajiban. Karena kebanyakan yang lalu, begitu SIPPT-nya ada, izin IMB sudah kita berikan, tetapi kewajibannya tak kunjung datang," ujar Saefullah di Balaikota, Rabu (8/10).

DKI Tagih Fasos Fasum Bakrieland Usai Pilpres

Menurutnya, dengan adanya perjanjian ini, perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya kepada Pemprov DKI bisa dilaporkan secara hukum.

"Sekarang ini langsung kita ikat di hadapan notaris. Saya juga lihat ada kemajuan bagus, notaris dari setiap perusahaan ada," katanya.

Ia berharap, melalui perjanjian yang dibuat ini, perusahaan pemegang SIPPT bisa memenuhi kewajibannya dan tidak hanya menebar janji-janji palsu untuk pembangunan ibu kota.

"Jangan janji-janji belaka. Ini kan akan kita gunakan buat pembangunan di Jakarta yang bakal kembali ke masyarakat juga," katanya.

Saefullah menegaskan, setelah perjanjian ini, perusahaan yang membangun lebih dulu sebelum menyelesaikan kewajiban, sudah pasti tidak akan mendapatkan izin. Apabila aturan dari perjanjian ini tidak diindahkan, Pemprov DKI akan mencabut izin pemegang SIPPT.

"Kalau sudah sampai peringatan ketiga, sanksinya kita cabut SIPPT-nya dan mereka nggak dapat izin apa-apa. Semua izin kita bekukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5029 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1801 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1749 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1530 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1517 personAnita Karyati