You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Jakut Segera Gelar ORI Vaksinasi Anti Difteri Gelombang Kedua
photo Doc - Beritajakarta.id

Jakut Segera Gelar ORI Vaksinasi Anti Difteri Gelombang Kedua

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, akan menggelar kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) vaksinasi anti difteri gelombang kedua di awal Februari ini. Pada gelombang pertama, realisasi ORI di Jakarta Utara mencapai 95,17 persen.

Hingga akhir Januari, realisasi gelombang pertama ORI menjangkau 486.351 anak dan terus berjalan.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Muhammad Helmi mengatakan, saat gelombang pertama tercatat ada 486.351 anak usia 0-19 yang terjangkau imunisasi dari target sebanyak 511.20 anak.

ASN Kecamatan Kalideres Divaksin Anti Difteri

"Hingga akhir Januari, realisasi gelombang pertama ORI menjangkau 486.351 anak dan terus berjalan. Rencananya  Februari ini kita akan mulai gelombang kedua," katanya, Kamis (1/2).

Dijelaskan Helmi, pihaknya akan terus menyisir anak yang belum divaksinasi untuk diberikan vaksin anti difteri. Walaupun gelombang kedua sudah digelar, nantinya anak-anak yang belum divaksinasi akan tetap diberikan vaksin anti difteri gelombang pertama.

"Tahun 2017 di Jakarta Utara ada tiga korban, tapi bisa diselamatkan. Makanya kita terus sisir yang belum divaksinasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1141 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1050 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye883 personDessy Suciati
  4. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye830 personAnita Karyati
  5. Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

    access_time27-06-2026 remove_red_eye811 personFakhrizal Fakhri