You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Camat Usulkan Empat Titik PKL Dijadikan Lokbin
photo Suparni - Beritajakarta.id

Empat Titik di Cempaka Putih Diusulkan Jadi Lokbin

Camat Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Andri Ferdian mengusulkan agar empat titik pangkalan pedagang kaki lima (PKL) yang ada di wilayahnya dapat dijadikan lokasi binaan (lokbin) atau lokasi sementara (loksem).

Kita sudah beberapa kali sosialisasi dan mediasi agar tidak mengganggu warga sekitar, dan sudah berkoordinasi dengan sudin terkait

"Puluhan pedagang itu sudah lama menempati lokasi, namun belum menjadi pedagang binaan. Kita usulkan agar mereka bisa difasilitasi dan dibina," ujarnya, Jumat (9/3).

Menurutnya, keempat lokasi tersebut berada di Jalan Cempaka Putih Raya, samping kantor Telkom, di Jalan Cempaka Putih Barat ada sekitar 26 pedagang tanaman hias, di Jalan Ahmad Yani juga ada puluhan pedagang tanaman hias, dan di Jalan Cempaka Putih Timur 1.

Lokbin Susukan Diresmikan

"Kita sudah beberapa kali sosialisasi dan mediasi agar tidak mengganggu warga sekitar, dan sudah berkoordinasi dengan sudin terkait," terangnya.

Ia berharap, dengan legalitas lokasi dan binaan, pedagang dan pembeli bisa lebih nyaman. Saat ini di Kecamatan Cempaka Putih baru ada dua Lokbin yaitu JP 41 dan 42 di dekat RS Islam atau samping Taman Solo.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1152 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1064 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye911 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye893 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye850 personAnita Karyati