You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petani Karanganyar Kunjungi Pabrik Food Statsion
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Petani Karanganyar Kunjungi Pabrik Beras PT Food Station

Petani dari Karanganyar melakukan kunjungan ke pabrik beras milik PT Food Station Tjipinang Jaya di Jl Pisangan Lama Selatan, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Kedatangan para petani tersebut terkait dengan tindak lanjut dari kerja sama pasokan beras untuk DKI Jakarta.

Kunjungan ini merupakan bentuk keseriusan kerja sama sekaligus bicara mengenai mutu

Ketua Asosiasi Gang Benih Tani dan Teknologi Indonesia, Witnyo Sunarno mengatakan, masksud dari kedatangan pihaknya ini merupakan bentuk keseriusan para petani Karanganyar untuk menjual hasil panen padinya ke PT Food Station.

“Kunjungan ini merupakan bentuk keseriusan kerja sama sekaligus bicara mengenai mutu serta untuk melihat langsung cara pengolahan berasnya,” ujar Witnyo, Selasa (19/3) saat ditemui di pabrik.

DPRD Dukung Peran PD Pasar Jaya Ditingkatkan

Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan para petani. Dalam kunjungan tersebut pihaknya menjelaskan kriteria yang harus dipenuhi oleh para petani.

“Kunjungan ini baru penjajakan kerja sama sekaligus salah satu bentuk minat serta keseriusan para petani dalam bermitra dengan Food Station,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11337 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1286 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1279 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye991 personBudhi Firmansyah Surapati