You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peringatan Hari Gizi Nasional ke-58 Digelar di RPTRA Kampung Benda
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sosialisasi Peningkatan Gizi Bagi Anak Diadakan di RPTRA Kampung Benda

Pengurus ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) se Jakarta Pusat mengikuti sosialisasi peningkatan kualitas gizi pada anak-anak, di RPTRA Kampung Benda, Cempaka Putih. Ini sekaligus peringatan Hari Gizi Nasional ke 58.

Stunting dapat dicegah melalui asupan gizi yang baik sejak masih di kandungan, pemberian ASI dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara saat pembukaan acara tersebut mengatakan, pihaknya bertekad mencegah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Ini berpengaruh pada pertumbuhan anak, sehingga menyebabkan stunting.

"Stunting dapat dicegah melalui asupan gizi yang baik sejak masih di kandungan, pemberian ASI dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ujar Bayu, Kamis (22/3).

Ratusan Warga Ikuti Seminar Gizi di RPTRA Citra Permata

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Yudhita Endah menambahkan, stunting merupakan kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan normal anak seusianya akibat buruknya asupan gizi sejak di kandungan.

"Untuk tahun ini kita tidak temukan stunting di Jakarta Pusat, semoga ke depan menjadi semakin lebih baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12621 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1398 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1395 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1339 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1043 personBudhi Firmansyah Surapati