You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Trak Sepeda Jakarta International Velodrome Gunakan Kayu Siberia
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Lintasan Sepeda Jakarta International Velodrome Gunakan Kayu Siberia

Lintasan sepeda Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur menggunakan material kayu khusus dari Siberia. Lintasan sepeda tersebut memiliki panjang 250 meter.

Saat ini sedang pemasangan lintasan menggunakan kayu Siberia yang di impor langsung dari Siberia melewati Jerman

Direktur Proyek Jakarta International Velodrome, PT Jakpro Jakarta, Iwan Takwin mengatakan, pembangunan velodrome saat ini sudah mencapai 90 persen.

“Saat ini sedang pemasangan lintasan menggunakan kayu Siberia yang di impor langsung dari Siberia melewati Jerman. Penggunaan material  berdasarkan rekomendasi dari Federasi Sepeda Dunia,” ujarnya, Senin (25/03).

Asian Games 2018 Ditarget Zero Doping

Iwan menjelaskan, kayu dengan material ini berbeda dengan kayu pada umumnya. Kayu Siberia dikenal memiliki tekstur yang halus, dan kuat sehingga membutuhkan perawatan yang tidak sembarangan. Sebab, kayu Siberia memiliki karakteristik empat musim.

“Maka, untuk menjaga keawetan kita atur suhu dan penurunan kadar kelembaban maksimal 70 persen,” tuturnya.

Ia menambahkan, alat yang digunakan untuk mengatur suhunya bernama humidity system. Penggunaannya, cukup dilekatkan pada pendingin ruangan (AC).

“Dengan pengaturan kelembaban dan suhu kayu tersebut, maka kayu dapat bertahan lama,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11670 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1354 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1309 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1291 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1000 personBudhi Firmansyah Surapati