You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 UPPL Jakpus Sosialisasi Saber Pungli di Kelurahan Pasar Baru
photo Suparni - Beritajakarta.id

UPPL Jakpus Sosialisasi Saber Pungli di Kelurahan Pasar Baru

Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Kota Jakarta Pusat hari ini melakukan sosialisasi sapu bersih pengutan liar (saber pungli) di Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar. Sosialisasi diikuti 30 orang peserta dari unsur pengurus RT, RW, staf kelurahan dan FKDM.

Sosialisasi ini bagian dari program kerja UPPL untuk mencegah praktek pungli terkait pelayanan kepada masyarakat

"Sosialisasi ini bagian dari program kerja UPPL untuk mencegah praktik pungli terkait pelayanan kepada masyarakat," ujar Bernard Simatupang, Kasubag Irbanko Jakarta Pusat, Jumat (27/4).

Menurutnya, untuk tahun ini sosialisasi sudah dilakukan di Kelurahan Menteng, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Kelurahan Cideng, Kelurahan Petojo Selatan dan hari ini Kelurahan Pasar Baru. Dengan harapan masyarakat lebih tahu apa saja yang masuk dalam kategori pungli.

Sosialisasi Pencegahan Pungli Gencar Dilakukan Pemkot Jakbar

Sementara itu, Lurah Pasar Baru, Agus Yahya mengatakan, sejak dicanangkannya tim saber pungli, praktik pungli di kelurahan dan di masyarakat sudah mulai berkurang. "Di Kelurahan Pasar Baru, ASN maupun warganya berkomitmen untuk melawan pungli, sehingga tidak lagi ada pelayanan yang dipersulit sepanjang administrasinya lengkap," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6153 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati