You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim OECD Kunjungi BSI Satu Hati Jakarta Barat
photo Folmer - Beritajakarta.id

Delegasi OECD Kunjungi Bank Sampah Induk Satu Hati

Delegasi Organization For Economic Coorperation and Development

Mereka akan menyebarluaskan informasi seputar pengelolaan BSI Satu Hati di luar negeri

(Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi/OECD) didampingi perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup RI, mengunjungi Bank Sampah Induk (BSI) Satu Hati di Kompleks Kebersihan Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (10/5).

Di hadapan delegasi OECD, Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat, Eldi Andi memaparkan, proses pengelolaan sampah anorganik mulai di bank sampah unit pada tingkat RW dan bank sampah unit. 

Nasabah Bank Sampah Induk di Jakbar Capai 35 Ribu

"Pengelolaan sampah anorganik bertujuan mengurangi pembuangan ke TPA Bantar Gebang. Kami ajak warga memilah  sampah yang memiliki nilai rekonomis dari tempat tinggal masing masing untuk selanjutnya dijual  ke bank sampah," ujarnya.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Edy Mulyanto menjelaskan, tim OECD yang terdiri dari perwakilan negara Perancis, Jerman dan Brasil, akan berada di Indonesia selama 10 hari untuk melihat pengelolaan lingkungan di sejumlah kota besar.

"Mereka terkesima melihat pengelolaan sampah di Jakarta Barat. Mereka akan menyebarluaskan informasi seputar pengelolaan BSI Satu Hati di luar negeri," ungkapnya. 

Ia menambahkan, omset  BSI Satu Hati sejak beroperasi pada pertengahan 2017 hingga Mei 2018 mencapai sekitar Rp 2,5 miliar.

"Kami optimistis semakin banyak warga di Jakarta Barat menjadi nasabah bank sampah, volume sampah yang dibuang ke TPA Bantar Gebang semakin berkurang," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye5900 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1165 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye919 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye802 personDessy Suciati