You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Damkar Tertimpa Beton
photo Doc - Beritajakarta.id

Petugas Damkar Tertimpa Beton

Evakuasi dan pencarian korban reruntuhan proyek jembatan penghubung di Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) terus dilakukan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI Jakarta.

Saya sudah teriak, awas-awas, tapi sepertinya mereka nggak dengar

Namun, di tengah proses evakuasi tersebut, dua petugas damkar mengalami luka-luka setelah tertimpa reruntuhan beton. Keduanya bernama Supriadi dan Buchori yang merupakan petugas Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur.

Yasin, petugas Damkar dan PB DKI yang juga rekan korban menuturkan, saat kejadian, korban menggunakan mesin crane tengah mengangkat salah satu reruntuhan tiang beton. Namun, tiba-tiba tali crane yang digunakan putus sehingga beton yang diangkat itu meluncur deras hingga mengenai kepala korban.

Dokumen Pekerjaan Plafon Ambruk Sesuai Prosedur

"Saya sudah teriak, awas-awas, tapi sepertinya mereka nggak dengar," ujar Yasin, Jumat (31/10).

Kepala Dinas Damkar dan PB DKI Jakarta, Subejo menambahkan, kedua korban menderita luka di bagian kepala.

"Korban sudah dibawa ke RSCM. Tadi sempat pingsan, tapi sekarang sudah sadar," kata Subejo.

Sementara itu, petugas juga berhasil mengevakuasi korban tewas bernama Nur Ucup dan langsung dibawa ke RSCM.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3015 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1415 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1328 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1179 personTiyo Surya Sakti
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye922 personAnita Karyati