You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bau Pesing dan Kotor, Pengunjung Keluhkan Terminal Kalideres
photo Doc - Beritajakarta.id

Terminal Kalideres Bau Pesing

Pengunjung Terminal Kalideres, Jakarta Barat mengeluhkan kondisi terminal yang menebarkan aroma bau pesing menyengat serta banyaknya sampah yang berserakan. 

Setiap datang ke terminal ini harus sedia tisu untuk menutup hidung. Bau pesingnya sudah parah

Winda (32), salah satu penumpang di terminal itu menuturkan, hampir setiap hari dirinya naik angkutan umum melalui Terminal Kalideres menuju kantornya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Bau Pesing, Terminal Senen Akan Disemprot Mobil Pemadam

"Setiap datang ke terminal ini harus sedia tisu untuk menutup hidung. Bau pesingnya sudah parah," keluh Winda, Jumat (31/10).

Kepala TU Terminal Kalideres, Hamengku tidak menampik jika kondisi Terminal Kalideres belakangan ini menebarkan aroma bau pesing. Hal itu, kata Hamengku, disebabkan banyaknya awak bus yang buang air kecil di sembarang tempat di kawasan terminal.

"Kami saat ini sedang melakukan pembenahan dan membersihkan sejumlah titik yang menebarkan aroma bau pesing," katanya.

Pihaknya, sambung Hamengku, akan menindak siapa saja yang terbukti buang air sembarangan di kawasan terminal. 

"Kami akan lakukan sidak, siapa saja yang kedapatan buang air sembarangan langsung kami tindak tegas. Begitu juga yang kedapatan buang sampah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1736 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1101 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1089 personFolmer
  4. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye905 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye900 personFakhrizal Fakhri