You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Berdagang di Fasum 8 Gerobak PKL Diangkut
photo Doc - Beritajakarta.id

PKL di Taman Gajah Ditertibkan

Pengembalian fungsi fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Di Jakarta Selatan, gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Taman Gajah dan di atas trotoar ditertibkan Satpol PP Jakarta Selatan.

Kita lakukan serentak penertiban PKL untuk mengembalikan fungsi fasos fasum. Ini menindaklanjuti hasil rapat pimpinan oleh Plt Gubernur DKI sesuai Perda No 8 tahun 2007


"Kita lakukan serentak penertiban PKL untuk mengembalikan fungsi fasos fasum. Ini menindaklanjuti hasil rapat pimpinan oleh Plt Gubernur DKI sesuai Perda No 8 tahun 2007," tegas Sulistiarto, Kasatpol PP Jakarta Selatan, Selasa (4/11).

Di sekitar Taman Gajah, dimanfaatkan PKL untuk berdagang. Selain itu, pedagang menempatkan bangku-bangku di atas trotoar. "Tidak ada lagi toleransi bagi pedagang yang nakal. Karena sudah berulang kali kita peringatkan dan mereka masih juga berdagang di taman serta trotoar," ujar Sulistiarto.

Bikin Macet, 100 PKL di Rawa Terate Ditertibkan

Dari Taman Gajah, petugas berhasil menyita 5 gerobak pedagang dan langsung diangkut ke truk Satpol PP. Setelah itu, kemudian petugas melingkar wilayah yang sudah terpantau adanya pelanggaran fungsi fasos dan fasum. "Kita bagi-bagi tim untuk langsung serentak menertibkan. Agar hasilnya bisa maksimal," ucapnya.

Dikatakan Sulistiarto, hari pertama penertiban serentak pihaknya mengangkut 5 gerobak PKL dari lokasi Taman Gajah, 1 tambal ban di kawasan Jembatan Merah Tebet, gerobak penjual bubur ayam di Jl Gatot Subroto, 3 gerobak PKL serta 2 lapak pedagang durian di Pasar Minggu. "Seluruhnya dikirim ke gudang Satpol PP di Kebayoran Lama. Besok kita juga akan lakukan di lokasi-lokasi lain rawan PKL dan PMKS," tuturnya.

Nasikin (42), salah satu pedagang di Taman Gajah mengaku pasrah dengan penertiban tersebut. "Saya berdagang makanan mau dimana? Pemerintah juga tidak bisa kasih tempat bagus. Coba berikan kami rakyat kecil tempat usaha yang memang hasilnya bisa menunjang hidup," keluhnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1865 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1349 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1262 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1111 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1104 personAldi Geri Lumban Tobing