You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ketua DPRD: Ahok Otomatis Jadi Gubernur
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DPRD Dukung Basuki Ambil Alih Palyja

Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakuisisi saham PT Palyja melalui dua BUMD yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PT Pembangunan Jaya mendapat dukungan dari DPRD DKI Jakarta.

Ambil alih, apapun caranya. Ini asing sudah seenaknya menikmati keuntungan, pelayanannya juga buruk. Kita tidak boleh kalah dan diinjak-injak asing

"Ambil alih, apapun caranya. Ini asing sudah seenaknya menikmati keuntungan, pelayanannya juga buruk. Kita tidak boleh kalah dan diinjak-injak asing," tegas Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edy Marsudi, Selasa (4/11).

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, kalangan eksekutif dapat bergerak cepat mengambil alih pengelolaan air di Jakarta dari PT Palyja. Sebab, selama kontrak masih berjalan, kerugian yang diderita DKI akibat perusahaan asing itu akan terus berlanjut. Di lain sisi, kata Prasetyo, para pekerja dari perusahaan tersebut terus menerus memperoleh penghasilan dan keuntungan dengan jumlah luar biasa besar.

Proses Akuisisi Palyja Terus Berlanjut

Atas dasar itu, pihaknya mendesak Biro Hukum Pemprov DKI agar bertindak cepat mengantisipasi ancaman kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah. "Potensi kerugian negara ini triliunan rupiah. Jangan dianggap sepele, apapun caranya harus diambil alih sebelum kontrak berakhir," ucapnya.

Dikatakan Prasetyo, pelayanan yang diberikan operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah Barat DKI Jakarta ini kerap dikeluhkan warga. Misalnya, kondisi air kotor dan bau yang membuktikan jika kualitas pelayanan operator air bersih tersebut buruk.

"Pemerintah tidak boleh menyediakan air kepada warganya dengan kondisi tidak layak. Ini DKI, ini ibu kota, kebutuhan primer seperti air bersih harus diperhatikan dengan baik," ungkapnya.

Seperti diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama ingin secepatnya dapat mengakuisisi saham PT Palyja. "Sudah banyak duit Pemprov DKI yang mereka (Palyja) ambil. Makanya kita mau beli. Kita masih tunggu selesainya gugatan LBH," tegas pria yang akrab disapa Ahok itu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5029 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1801 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1749 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1530 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1517 personAnita Karyati