You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Instalasi Bambu di Bundaran HI Akan Diresmikan Besok
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Gubernur Tinjau Karya Seni Bambu Getah Getih

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melihat dari dekat karya seni bambu "Getah Getih" di kawasan Bundaran HI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Karya seni tersebut selain menambah estetika di Jakarta, juga menjadi simbol persatuan.

Karya bambu tersebut mengandung makna gagasan sebuah kesatuan dan persatuan

Anies mengatakan, karya seniman Joko Avianto tersebut membentuk pesona seni yang menyampaikan pesan yang luar biasa tentang bangsa Indonesia.

"Ada makna tersirat tentang kokoh tapi lentur, tegak tapi liat, kecil tapi raksasa, ribuan tapi menyatu, satuan tapi tak terserak. Karya bambu tersebut mengandung makna gagasan sebuah kesatuan dan persatuan yang terdapat dalam susunannya," ujar Anies, Rabu (15/8).

Warga Respons Positif Pelican Crossing di Jl MH Thamrin

Dijelaskannya, perpaduan antara "Getah Getih" dengan Patung Selamat Datang bisa menambah warna dalam menyambut Asian Games XVIII dengan pesan persatuan tersebut.

Anies menambahkan, karya seni bambu tersebut bisa menjadi inspirasi ke seluruh Indonesia bahwa bambu bisa digunakan untuk beragam ekspresi seni.

"Karya seni Getah Getih rencananya diresmikan Kamis besok," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4542 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1115 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1075 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye975 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye848 personAnita Karyati