You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pojok Baca di Wisma Atlet Sudah Layani 215 Orang
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pojok Baca di Wisma Atlet Sudah Layani 215 Orang

Reading Corner atau Pojok Baca di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, sejak 13-20 Agustus 2018 telah melayani sebanyak 215 orang.

Pengunjung Pojok Baca mayoritas adalah atlet, ofisial, dan pendamping

Kepala Seksi Layanan dan Kerjasama Perpustakaan Dispusip DKI Jakarta, Tiurma Saragih mengatakan, Pojok Baca di Wisma Atlet tersebar di 10 titik dengan rincian tujuh titik berada di Blok D10, dan tiga titik di Blok C2.

"Pengunjung Pojok Baca mayoritas adalah atlet, ofisial, dan pendamping di Asian Games XVIII," ujarnya, Selasa (21/8).

Pojok Baca Dispusip DKI Diminati

Tiurma menjelaskan, pengunjung diperbolehkan membawa koleksi buku untuk dibawa ke kamar mereka dengan syarat peminjam menginformasikan identitas diri dan nomor teleponnya.

"Koleksi buku di Pojok Baca terdiri dari novel, olahraga, motivasi, pariwisata, budaya, hobi, keterampilan, hingga sejarah. Kita perbanyak koleksi buku berbahasa Inggris," terangnya.

Ia menambahkan, setiap Pojok Baca di masing-masing titik dijaga oleh dua hingga tiga orang dengan tugas memeriksa kelengkapan barang, kebersihan, serta pemeriksaan dan penataan koleksi buku.

"Mereka bertugas dengan sistem sif. Kita juga menyesuaikan jumlah petugas dengan pengunjung Pojok Baca," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1285 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati