You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinkes DKI Terus Gencarkan Penanggulangan HIV/AIDS
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinkes DKI Terus Gencarkan Penanggulangan HIV/AIDS

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terus menggencarkan penanggulangan penyakit menular HIV/AIDS. Hal tersebut dilakukan karena HIV/AIDS merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa dicegah dan masih bisa diatasi dengan partisipasi dari semua pihak terkait dan masyarakat.

Salah satunya dengan melakukan sosialisasi secara langsung ke masyarakat maupun melalui media massa mengenai bahaya penyakit ini hingga upaya preventifnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi penyakit tersebut, mulai dari tahap pencegahan atau preventif hingga penanggulangan.

"Salah satunya dengan melakukan sosialisasi secara langsung ke masyarakat maupun melalui media massa mengenai bahaya penyakit ini hingga upaya preventifnya," ujarnya, Selasa (28/8).  

Dinkes DKI Gelar Peringatan Hari AIDS se-Dunia di UNJ

Dijelaskan Widyastuti, salah satu langka preventif yang dilakukan oleh pihaknya meliputi, screening kepada kelompok populasi berisiko seperti para pekerja seks komersial dan pemakai jarum suntik yang tidak steril. Langkah-preventif itu dilakukan bekerja sama dengan KPA Provinsi, para NGO, dan komunitas.

"Semua lembaga terkait ini kami rangkul agar bisa menjangkau ke populasi kunci atau populasi berisiko tinggi untuk selanjutnya diberikan obat gratis atau tindakan-tindakan preventif lainnya," jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan KUA, kanwil agama di provinsi, tingkat kota dan tingkat kecamatan memberikan edukasi dan penyuluhan kepada calon pengantin. Kemudian melakukan screening apakah calon pengantin itu positif ataupun tidak positif terjangkit HIV/AIDS. Jika positif diberikan akses antiretroviral therapy (ART).

"Selain itu, pihaknya juga melakukan tes HIV gratis kepada semua ibu hamil yang datang ke Puskesmas. Jika statusnya positif, maka pihaknya memberikan obat sehingga anak yang dikandung minimal tidak tertular," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2093 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1079 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye983 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye971 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri