You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mulai Bulan Ini, Pemprov DKI Cetak E-KTP Sendiri
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Akan Cetak E-KTP Sendiri

Proses pencetakan e-KTP yang selama ini ditangani Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga memakan waktu bertahun-tahun, akhirnya kini bisa langsung ditangani Pemprov DKI. Dengan pencetakan secara langsung oleh daerah, diharapkan proses pencetakan yang selama ini lama bisa lebih dipersingkat. 

Dari dulu kami tetap melakukan perekaman. Yang jadi masalah sejak April 2014, warga bisa merekam, tapi belum menerima fisiknya (e-KTP)

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI, Purba Hutapea mengatakan, terhitung mulai bulan ini (November), pihaknya tidak hanya diberikan kewenangan melakukan perekaman data, tapi juga mencetak e-KTP sendiri.

Ahok Ingin E-KTP Multifungsi

"Dari dulu kami tetap melakukan perekaman. Yang jadi masalah sejak April 2014, warga bisa merekam, tapi belum menerima fisiknya (e-KTP)," katanya, Rabu (19/11).

Ia menambahkan, hasil dari perekaman data seperti sidik jari dan retina mata yang telah dikirimkan pihaknya ke Kemendagri banyak yang bermasalah. Akibatnya, banyak warga yang hingga dua tahun belum mendapatkan e-KTP.

"Dulu tugas kami hanya memvalidasi data apakah tunggal atau ganda, baru nantinya akan dicetak. Yang sudah merekam banyak, tapi hampir setahun masih banyak yang belum menerima fisik e-KTP," tuturnya.

Purba menuturkan, saat ini Kemendagri telah mengeluarkan kebijakan baru, di mana proses pencetakan e-KTP dilakukan daerah langsung. Kebijakan ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kartu tersebut.

"Pencetakan e-KTP akan diberikan ke daerah-daerah. Anggaran dan blankonya baru ada minggu lalu dan sudah dikirimkan," bebernya.

Menurutnya, anggaran pencetakan e-KTP yang telah dikucurkan dari Kemendagri sebesar Rp 1,2 miliar untuk lima wilayah kota administrasi di Jakarta. Sementara di Kepulauan Seribu, anggaran pencetakan e-KTP yang diberikan sebanyak Rp 241 juta.

"Anggaran itu sudah dilelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa DKI dan sudah keluar pada Oktober lalu. Itu untuk beli tinta dan ribon," terangnya.

Purba mengatakan, saat ini tercatat masih ada 330.000 warga yang telah melakukan perekaman data, namun belum mendapat e-KTP. Sedangkan, warga yang sudah menerima e-KTP, sebanyak 6,1 juta jiwa.

"Jadi yang sudah terekam ada sebanyak 91 persen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7982 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6795 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1778 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1546 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1464 personFakhrizal Fakhri