You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Normalisasi Saluran PHB Cakung Cilincing Rampung
photo Doc - Beritajakarta.id

Normalisasi Saluran PHB Cakung Cilincing Rampung

Normalisasi Saluran Penghubung (PHB) Jalan Raya Cakung Cilincing (Cacing), Cakung, Jakarta Timur sepanjang 700 meter telah rampung. Rencananya normalisasi akan dilanjutkan tahun depan hingga mencapai 2,1 kilometer.

Untuk tahun ini normalisasi sepanjang 700 meter di segmen 0-26 sudah rampung

Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Timur, Mustajab mengatakan, total panjang Saluran PHB tersebut sekitar 3,6 kilometer dan akan dinormalisasi hingga 2,1 kilometer.

"Untuk tahun ini normalisasi sepanjang 700 meter di segmen 0-26 sudah rampung. Sisanya akan dilanjutkan tahun depan karena di bantarannya masih banyak bangunan liar," kata Mustajab, Kamis (20/12).

Saluran PHB Jl Raya Cacing Mulai Dikerjakan

Menurutnya, pekerjaan saluran ini kontruksinya menggunakan beton bertulang dengan sistem pengecoran di lokasi. Lebarnya rata-rata 3,5 meter dan kedalaman tiga meter.

Anggaran normalisasi ini menyatu dengan normalisasi Saluran PHB Laut Banda dan sodetan KBT di Duren Sawit sebesar Rp 41 miliar. Normalisasi dilakukan karena kondisi saluran air terjadi penyempitan. 

"Lebarnya hanya 1,5 hingga dua meter dan terjadi pendangkalan. Di atasnya juga banyak terdapat bangunan liar. Ini kendala utama yang dihadapi di lapangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6753 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5665 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2883 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1878 personAnita Karyati