You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Libur Natal, UP TMR Tambah Puluhan Loket Tiket
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Libur Natal, UP TMR Tambah Loket Tiket

Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mulai hari ini hingga 25 Desember mendatang menambah jumlah loket penjualan tiket.

Total 50 loket kita buka di setiap pintu masuk, itu sudah termasuk pintu darurat di setiap pintu

Jika pada hari biasa pihak pengelola hanya menyediakan sebanyak 30 loket, maka pada libur Natal kali ini ditambah menjadi 50 loket.

Plt UP Taman Margasatwa Ragunan, Sabdo Kurnianto mengatakan, penambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung saat liburan Hari Natal.

UP TMR Siapkan 1.000 Personel untuk Natal dan Tahun Baru

"Total 50 loket kita buka di setiap pintu masuk, itu sudah termasuk pintu darurat di setiap pintu. Kalau hari biasa hanya 30 loket," ujarnya, Minggu (23/12).

Sementara untuk harga tiket masuk tidak ada perubahan. Harga pengunjung dewasa Rp 4.000, dan anak-anak Rp 3.000. "Tiket tidak ada perubahan. Tapi itu belum termasuk tiket wahana-wahana di dalam," tuturnya.

Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembagan Kebun Binatang Ragunan Jakarta, Ketut Dwidarsana mengimbau kepada pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak memberi makan hewan, tidak boleh bersuara gaduh dan tidak boleh menganggu satwa.

“Imbauan tersebut harus dipatuhi pengunjung. Kita imbau melalui spanduk yang dipasang di setiap kandang, agar hewan tidak mudah stres. Masing-masing kandang kita siagakan penjaga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye6551 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1276 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1174 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye923 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye807 personDessy Suciati