You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinsos DKI Ancam Tangkap Korban Banjir yang Mengemis
photo Doc - Beritajakarta.id

Korban Banjir yang Mengemis Akan Ditangkap

Dinas Sosial (Dinsos) DKI mengancam akan menangkap korban banjir di ibu kota yang nekat mengemis di jalan.

Kalau ada korban banjir yang ngemis, laporkan ke call center kami di (021) 4264675. Kami tindak lanjuti dan akan kami masukan ke panti sosial

Korban banjir yang menjadi pengemis dadakan saat mengungsi dari rumah, dikategorikan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Karena itu, Pemprov DKI tidak akan mentolerir para pengemis yang mengatasnamakan korban banjir.

”Kalau ada korban banjir yang ngemis, laporkan ke call center kami di (021) 4264675. Kami tindak lanjuti dan akan kami masukan ke panti sosial," tegas Masrokhan, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Rabu (26/11).

Dinsos Akan Lebih Selektif Bantu Korban Banjir

Dikatakan Masrokhan, fenomena korban banjir menjadi pengemis saat musim hujan tidak boleh terjadi di Jakarta. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memenuhi kebutuhan pasokan pangan dan sandang di tenda-tenda pengungsian. "Di Jakarta tidak boleh ada korban banjir yang mengemis. Itu sangat memalukan," ujarnya.

Ia menuturkan, korban banjir yang menjadi pengemis pernah terjadi di Jakarta pada zaman dahulu. Di mana, anak-anak korban banjir dimanfaatkan para orangtua untuk mendapatkan keuntungan. "Fenomena itu sudah ada dari zaman dulu, tapi sekarang tidak boleh terjadi lagi," katanya.

Masrokhan menjelaskan, Pemprov DKI sejauh ini telah menyiapkan dapur umum dan tenda pengungsian di wilayah terdampak banjir. Sehingga tidak ada alasan bagi para korban banjir mengaku kelaparan hingga akhirnya mengemis di jalan. "Dapur umum sudah kita buka, bantuan juga datang dari mana-mana. Semua kebutuhan cukup untuk semua wilayah," ungkapnya.

Pihaknya, kata Masrokhan, telah menyiapkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berjumlah 200 orang ke lokasi-lokasi rawan banjir. Ratusan personel Tagana itu nantinya akan membantu warga korban banjir, mulai dari evakuasi hingga menyuplai barang kebutuhan. ‎"Tagana diterjunkan tergantung dari kebutuhan, ‎yang jelas kami telah siapkan petugasnya," tukasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3264 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2888 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1635 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1456 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1267 personFolmer