You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kecamatan Pasar Rebo Targetkan Pasang 100 Ribu Lubang Biopori
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kecamatan Pasar Rebo Targetkan Buat 100 Ribu Lubang Biopori

Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur menargetkan dapat membuat 100 ribu lubang resapan biopori (LRB) pada tahun ini. Selain bisa mencegah timbulnya genangan, keberadaan lubang biopori juga dapat menjaga ketersediaan air tanah.

Saat ini baru ada sekitar 15 ribu. Kekurangannya akan kita buat dan tuntaskan tahun ini

Plt Camat Pasar Rebo, Panangaran Ritonga mengatakan, saat ini di wilayahnya baru ada sekitar 15 ribu LRB. Sehingga masih perlu gerakan masif untuk bisa memenuhi target tersebut. "Saat ini baru ada sekitar 15 ribu. Kekurangannya akan kita buat dan tuntaskan tahun ini," ujar Ritonga, Senin (7/1).

Menurutnya, target 100 ribu LRB ini akan dibangun di sejumlah lokasi. Yakni, permukiman di 525 RT, dan di 60 sekolah SD, SMP dan SMA. "Kalau di permukiman minimal satu per RT, lalu minimal 100 LRB di setiap sekolah," ungkapnya.

Lubang Biopori akan Dibuat di Jl Kampung Baru Pulau Tidung

Selain itu di lima puskesmas, masing-masing 100 LRB. Kemudian para Kasatpel/Kasektor kecamatan juga diwajibkan berpartisipasi membuat LRB, seluruhnya ditargetkan masing-masing 100 LRB, sehingga dari Kasatpel/Kasektor bisa tersedia 1.800  LRB.

"Jenis dan ukuran LRB ini sama, kedalaman satu meter dan diameternya 20 sentimeter. Bagian atasnya ditutupi dengan penutup paralon agar sampah dan kotoran tidak masuk ke LRB," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12150 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1364 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1342 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1304 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1009 personBudhi Firmansyah Surapati