You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Jakbar Lebih Digencarkan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Jakbar Lebih Digencarkan

Pemerintah Kota Jakarta Barat, akan menggencarkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melibatkan seluruh instansi terkait serta warga, khususnya di wilayah Kapuk, Srengseng dan Kalideres.

Warga juga wajib ikut serta. Ini yang masih dirasakan kurang sehingga penanganan penyakit DBD terasa kurang maksimal.

Menurut Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi, kegiatan ini harus melibatkan semua pihak agar kasus demam berdarah  dengue (DBD) dapat lebih diminimalisir.  

"Warga juga wajib ikut serta. Ini yang masih dirasakan kurang sehingga penanganan penyakit DBD terasa kurang maksimal," kata Rustam, Selasa (15/1).

Jumlah Kasus DBD di Jakut Terus Menurun

Dia mengungkapkan, gerakan PSN ini digelar serentak mulai Jumat (18/1) nanti di wilayah kelurahan Kapuk, Srengseng dan Kalideres yang angka kasus demam berdarahnya tinggi saat ini.

"Selain pemberantasan sarang nyamuk, kami juga akan lakukan penyemprotan dan pemberian serbuk abate di lokasi yang ditemukan kasus DBD," paparnya.

Sebelumnya Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini mengungkapkan, sejak pertengahan Januari lalu sebanyak 39 kasus penyakit DBD ditemukan di 16 dari 56 kelurahan se Jakarta Barat.

"Dari 16 kelurahan yang ditemukan kasus DBD, tiga wilayah memiliki angka tinggi, yakni Kapuk sebanyak sembilan kasus, Srengseng lima kasus dan Kalideres empat kasus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8843 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1300 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1205 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1144 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye947 personBudhi Firmansyah Surapati