You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP Sediakan Bibit Karang dan Magrove Gratis
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Sediakan Bibit Karang dan Mangrove Gratis

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) menyediakan bibit karang dan mangrove yang bisa diperoleh warga secara gratis.

Boleh siapa saja

Kepala Pusat Budidaya Konservasi Laut Dinas KPKP DKI Jakarta, Sartono mengatakan, cara mendapatkan bibit karang dan mangrove yakni dengan mengajukan permohonan melalui email pbkldki@gmail.com. Email yang dikirim tersebut perlu mencakup nama, alamat lengkap, jumlah bibit yang diinginkan dan penggunaannya.

"Pemohon akan dihubungi untuk pengambilan bibit, khusus untuk Pulau Tidung dan Pulau Payung bibit akan diantarkan," ujarnya, Jumat (29/3).

Hutan Mangrove Pulau Untung Jawa Dibersihkan dari Sampah

Sartono menjelaskan, saat ini mangrove siap tanam yang tersedia sekitar 7.000 bibit. Sementara, untuk karang ada sekitar 500 bibit.

"Boleh siapa saja, terutama komunitas pecinta lingkungan. Untuk tahap ini kami menerima pengajuan permohonan bibit mangrove dan karang hingga akhir April 2019," terangnya.

Ia berharap, melalui banyaknya bibit karang dan mangrove yang ditanam akan bisa melestarikan lingkungan dan menjaga ekositem di pesisir pantai dan laut.

"Kami ingin masyarakat ikut terlibat. Sebab, pelestarian lingkungan itu menjadi tanggung jawab dan butuh kepedulian kita bersama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2418 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1247 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye996 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye994 personFakhrizal Fakhri
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye812 personDessy Suciati