You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 40 Warga Kecamatan Senen Ikuti Pelatihan Salon Kecantikan
photo Maulana Khamal Macharani - Beritajakarta.id

Pelatihan Salon Kecantikan di Kecamatan Senen Diikuti 40 Peserta

Pelatihan Pembentukan Tenaga Kerja Mandiri (PPTKM) Salon Kecantikan di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) DKI Jakarta diikuti sebanyak 40 peserta.

Pelatihan ini sangat bermanfaat sebagai bekal kami untuk berwirausaha,

Pelatihan yang menjadi bagian program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) tersebut disambut antusias warga.

Peserta pelatihan dari Kelurahan Kenari, Sepelina mengatakan, pelatihan akan berlangung mulai 13-17 Mei 2019. Adapun materi yang diberikan seperti, teknik cuci rambut atau cream bath, pengecatan rambut, pelurusan rambut, serta merias wajah.

80 Warga Kemayoran Ikuti PKT Bidang Kuliner

"Pelatihan ini sangat bermanfaat sebagai bekal kami untuk berwirausaha," ujarnya di lokasi pelatihan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) MH Thamrin, Jalan Kenari II, Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/5).

Sementara, salah seorang peserta pelatihan lainnya, Nurhayati asal Kelurahan Kramat menuturkan, dari informasi yang didapat rencananya peserta pelatihan akan diberikan beragam perlengkapan salon kecantikan.

"Kami berharap, usai mengikuti pelatihan ini bisa langsung praktik di rumah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5848 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1607 personNurito