You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Operasi Pekat di Penjaringan Amankan 2.400 Botol Miras
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Operasi Pekat di Penjaringan Amankan 2.400 Botol Miras

Petugas gabungan Kepolisian, Satpol PP, Suku Dinas Sosial, Perhubungan dan TNI, Senin (13/5) malam, menggelar operasi penyakit masyarakat di wilayah Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kami juga sudah sosialisasikan pada masyarakat dan pedagang agar tidak menjual miras,

Hasilnya,  2.400 botol minuman keras (miras) dan lima orang penyandang masalah kesejahterasan sosial (PMKS) diamankan.

Operasi Pekat di Pejagalan Sita 2.160 Botol Miras

Camat Penjaringan, Muhammad Andri mengatakan, selain untuk menegakkan Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, operasi ini juga dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadan.

"Malam tadi kami menggelar operasi pekat dalam rangka cipta kondisi di bulan suci Ramadan," katanya, Selasa (14/5).

Dijelaskan Andri, petugas menyita sekitar 200 dus atau 2.400 botol miras dari sebuah gudang dan sejumlah warung sisi rel kereta, di kawasan Petak Asem, Jl Ekor Kuning, Kelurahan Penjaringan.

Andri menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan mengantisipasi kegiatan yang melanggar ketertiban umum.

"Kami juga sudah sosialisasikan pada masyarakat dan pedagang agar tidak menjual miras dan berkegiatan yang melanggar ketertiban umum," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5062 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1812 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1757 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1547 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1527 personAnita Karyati